Menstruasi Pembuahan dan Penyakit Reproduksi

Menstruasi

mens

Selama 28 hari sekali sel ovum dikeluarkan oleh ovarium. Sel telur ini telah matang (mengalami peristiwa ovulasi). Selama hidupnya seorang wanita hanya dapat menghasilkan 400 buah sel ovum setelah masa menopause yaitu berhentinya seorang wanita untuk menghasilkan sel ovum yang matang Karena sudah tidak dihasilkannya hormon, sehingga berhentinya siklus menstruasi sekitar usia 45-50 tahun. Menstruasi yaitu luruhnya sel ovum matang yang tidak dibuahi bersamaan dengan dinding endometrium yang robek. Terjadi secara periodic/sikus. Mempunyai kisaran waktu tiap siklus sekitar 28-35 hari setiap bulannya. Menstruasi dapatpula diakibatkan karena berhentinya sekresi hormon estrogen dan progesteron sehingga kandungan hormon dalam darah menjadi tidak ada.

Pembuahan

Sperma yang masuk ke vagina akan berenang menuju leher rahim, melewati rahim, menuju saluran telur untuk membuahi ovum. Dalam perjalanan menuju ovum,banyak sperma yang mati. Jika di saluran telur terdapat ovum, satu sperma akan masuk menembus ovum tersebut. Hanya kepala sperma yang masuk menembus ovum, ekornya tetap berada di luar. Inti sperma bergabung dengan inti ovum. Peristiwa ini disebut pembuahan. Jika telah ada satu sperma yang berhasil masuk ke dalam ovurn, membran ovum tidak dapat ditembus oleh sperma lain. Jika ovum tidak dibuahi dalam 24 jam setelah ovulasi, ovum akan mati.

Hasil pembuahan ovum oleh sperma disebut zigot. Zigot bergerak turun dari saluran telur ke rahim. Saat menuju rahim, zigot membelah secara mitosis membentuk kumpulan sel yang disebut embrio. Setelah embrio sampai pada rahim, embrio akan menempel pada rahim. Dinding rahim menebal seperti spon dengan banyak mengandung pembuluh. Mula-mula, embrio menyerap makanan dan oksigen dari pembuluh darah di dinding rahim. Tapi kemudian fungsi ini digantikan oleh plasenta. Plasenta menghubungkan embrio dengan dinding rahim melalui struktur yang disebut tali pusar. Pertukaran zat antara embrio dengan ibunya terjadi melalui plasenta.

Embrio akan teus tumbuh dan berkembang menjadi janin. Diperlukan waktu 40 minggu untuk perkembangan janin sebelum bayi lahir. Masa perkembangan janin di dalam rahim disebut masa mengandung.

Penyakit pada Alat Reproduksi Manusia
Contoh penyakit kelamin akibat hubungan seksual, antara lain:
a. Herpes Genitalis, penyakit yang disebabkan oleh virus Herpes Simpleks.
b. Gonorea (kencing nanah), penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri.
c. Kutil ada alat kelamin, penyakit yang disebabkan oleh virus Papilloma.
d. Sifilis, penyakit kelamin yang ditandai dengan luka pada alat kelamin tetapi tidak sakit dan pembengkakan kelenjar getah bening.
e. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndome), penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: